Potensi Investasi IKN, Sepi Peminat Dalam Negeri Over Kuota Asing!

Ana
- Selasa, 9 Agustus 2022 | 09:25 WIB
Ilustrasi Luhut dengan MBS , China dan Negara Asing dalam Investasi di IKN (RAGAM YOGYAKARTA)
Ilustrasi Luhut dengan MBS , China dan Negara Asing dalam Investasi di IKN (RAGAM YOGYAKARTA)

RAGAM YOGYAKARTA - Kementerian Investasi atau Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) perkuat Peta Peluang Investasi (PPI) fokus menawarkan 47 proyek investasi kepada investor

Bahlil Lahadalia selaku Menteri Investasi/Kepala BKPM menjelaskan, saat ini sebanyak terdapat potensi investasi dari PPI yang disusun bernilai Rp 155,12 triliun, yang bersumber dari 47 proyek investasi dan 10 proyek investasi yang ditawarkan sudah deal oleh investor

"Dari 47 proyek investasi itu, sudah laku 10, sekarang di tahap negosiasi lagi ada sekitar 17 (proyek investasi)," jelas Bahlil pada Senin 8 Agustus 2022, lalu. 

Baca Juga: Dia bukan Dia dan Terungkapnya Aktor Intelektual Dibalik Kematian Brigadir J!

Mengutip laman Pikiran Rakyat, sebanyak 10 dari total 47 proyek investasi tersebut memiliki total nilai investasi mencapai Rp 39,555 triliun atau 25,49% dari nilai seluruh proyek investasi

"Dari 10 tadi negara yang minat ada Eropa, Korea Selatan, kemudian Taiwan, dan China," jelas Bahlil lagi. 

Bahlil mengklaim, pada 47 proyek investasi di IKN ini berbeda dibandingkan proyek investasi lainnya karena melalui proses feasibility study, sehingga menambah kepercayaan investor dalam berinvestasi di Indonesia. 

Baca Juga: Quote of the Day: Albert Eibstein, Awas Aspal! Yuk, Cek Kebenarannya!

"Katakanlah dia mau bangun smelter, bikin dimana, di provinsi mana, sudah ada kawasan industrinya, izinnya begini, sekian lama bangun industrinya, sekian lama break even pointnya. Jadi, lebih terukur dan sudah mulai dikerjakan," kata Bahlil.

Halaman:

Editor: Ana

Sumber: CNBC Indonesia, Pikiran Rakyat

Tags

Terkini

Rekomendasi Film yang Diperankan oleh D.O EXO

Selasa, 4 Oktober 2022 | 14:00 WIB

Perjalanan Pewarnaan Kain hingga Terlahir Batik!

Minggu, 2 Oktober 2022 | 15:25 WIB

Nyatanya Resesi Global, Indonesia Aman atau Kebal?

Kamis, 29 September 2022 | 17:05 WIB
X