Catat! 29 Juli 2022 : Fase Bulan Sabit Muda, Bantu Tentukan Awal Muharram 1444 H

Ana
- Selasa, 5 Juli 2022 | 18:15 WIB
Ilustrasi Bulan Baru dan Bulan Purnama Juni-Juli 2022 (RAGAM YOGYAKARTA)
Ilustrasi Bulan Baru dan Bulan Purnama Juni-Juli 2022 (RAGAM YOGYAKARTA)

RAGAM YOGYAKARTA - Fenomena Bulan Sabit Muda dengan kata lain yaitu hilal, menjadi penentu awal Muharram 1444 Hijriyah. 

Terjadi pada hari Jum’at 29 Juli 2022. Bulan Sabit Muda ini yang akan menentukan bagi awal bulan Muharram (bulan pertama) sekaligus awal tahun baru Islam pada kalender 1444 Hijriyah.

Di Indonesia diperhitungkan setinggi positif 5,3º hingga positif 7,5º pada saat Matahari terbenam, sehingga diprakirakan masih ada di atas cakrawala barat pada saat Matahari terbenam.

Baca Juga : Catat! 14 Juli 2022 : Fenomena Astronomi Supermoon Hingga Komet Raksasa Sebesar Gunung Everest

Fenomena ini mengakibatkan langit malam tampak lebih gelap dan menjadi momentum yang pas untuk melihat galaksi beserta gugusan bintang dengan lebih jelas.

Fenomena antariksa cukup langka memang terjadi pada rentang antara bulan Juni-Juli 2022, yakni Bulan Baru Mikro diapit oleh dua Bulan Purnama Super. Fenomena ini terakhir kali terjadi pada tahun 2004 dan 2013.

Dilansir yogyakarta.ragamindonesia.com dari laman Edukasi Sains Antariksa (LAPAN dan BRIN), Bulan Baru Mikro adalah fase Bulan Baru yang beriringan dengan Apoge (kondisi saat Bulan berada pada titik terjauh dengan Bumi). 

Baca Juga : Dianggap Terlalu Sopan di Onlyfans, Penggemar Marah Kepada Katie Price dan Minta Konten Tak Senonoh Ditambah

Nah, bertepatan dengan 30 Juni 2022 lalu, juga terdapat fenomena Bulan Baru mikro yang disebut Bulan baru Stroberi Mikro. 

Halaman:

Editor: Ana

Sumber: LAPAN, BRIN

Tags

Terkini

X