Lagi! Penembakan Massal di Amerika, Dipicu Suhu Panas atau Kepemilikan Senjata Api?

Ana
- Selasa, 5 Juli 2022 | 09:15 WIB
Ilustrasi Senjata Api (RAGAM YOGYAKARTA)
Ilustrasi Senjata Api (RAGAM YOGYAKARTA)

RAGAM YOGYAKARTA - Kasus penyalahgunaan senjata api di AS terjadi lagi, pada parade hari kemerdekaan Amerika Serikat (AS) pada Senin 4 Juli 2022, lalu. Sekitar 6 orang tewas dan sedikitnya 36 luka-luka dalam penembakan massal di pinggiran kota Chicago. 

Lokasi penembakan persisnya sekitar Highland Park. Tersangka bernama Robert E Crimo III (22) yang berasal dari daerah tersebut. Pria tersebut mengendarai mobil Honda Fit 2010 berwarna silver, tersangka membawa senapan bertenaga tinggi yang menembak dari atap. 

Polisi mengatakan, "Dia dianggap bersenjata dan berbahaya," kata juru bicara departemen sheriff Christopher Covelli dikutip yogyakarta.ragamindonesia.com dari Reuters, sheriff juga menambahkan bahwa warga tak boleh mendekatinya jika mereka melihatnya. 

Para aparat keamanan mengatakan, sebuah senapan ditemukan pada tempat kejadian.Tersangka sekarang masih belum tertangkap aparat dan berstatus buron. 

Baca Juga : Sulit! Ini Faktor Masyarakat Enggan Beralih Dari Pertalite

Mengapa rentan terjadi penyalahgunaan senjata api di Amerika Serikat (AS) ? 

Departemen Kepolisian di Amerika Serikat (AS) , sudah memprediksi meningkatnya kasus kekerasan senjata api dan tingkat pembunuhan sejalan dengan yaitu cuaca yang lebih hangat atau panas">musim panas

Prediksi itu nyatanya telah diteliti oleh para kriminolog selama puluhan tahun. Penelitian terkini pun ikut menginyakan hubungan antara suhu dan tingkat kejahatan itu berbanding lurus alias sejalan. 

Berikut faktor penyebabnya menurut para pakar yang dirangkum oleh laman yogyakarta.ragamindonesia.com mengutip dari AFP

Halaman:

Editor: Ana

Sumber: Reuters, AFP

Tags

Terkini

X